Keram.. (Betis)

Penyebab kram banyak buangeeeet:

  1. Kurangnya aliran darah ke otot yang disebabkan adanya penumpukan asam laktat pada aliran darah akibat metabolisme tubuh yang kurang sempurna.
  2. Kondisi udara yang dingin menyebabkan mekanisme pemanasan tubuh yang terganggu sehingga sekali lagi mengganggu aliran darah dalam tubuh
  3. Kram dapat disebabkan kelelahan, dehidrasi atau kekurangan cairan dan elektrolit, terutama Kalium dan Natrium
  4. Bisa juga akibat trauma yang dialami oleh tulang atau otot
  5. Kekurangan Magnesium maupun Kalsium
  6. Kekurangan Vit. B1, B5 dan B6.
  7. Beberapa obat, seperti obat pelancar kemih dan penurun/peluruh lemak juga bisa menyebabkan kram.
  8. Para penderita Hiperkolesterol dan Diabetes. Hal ini disebabkan sirkulasi darah ke otot yang kurang baik karena tingginya kolesterol dalam darah atau pembuluh darah yang mudah rusak
  9. Pada Ibu Hamil, kram dapat berhubungan dengan berat badan yang berlebih sehingga serabut syaraf pada kaki tertekan.


Pencegahan juga ga kalah banyak neh:

  1. Hindari pekerjaan yang membuat Anda berdiri terlalu lama (khususnya untuk Ibu Hamil)
  2. Lakukan peregangan otot dan latihan pernapasan secara pada saat sebelum berolahraga dan sebelum tidur selama beberapa saat
  3. Usahakan agar kaki tetap hangat ketika tidur.
  4. Hindari penegangan ujung jari kaki ketika tidur (bahasa gampangnya, waktu “ngulet” jari kakinya jangan menunjuk keluar).
  5. Lakukan pemanasan serta latihan penapasan setiap pagi setelah bangun tidur, dengan melakukan senam kecil.
  6. Hindari melakukan kegiatan berolahraga yang terlalu berat secara tiba-tiba, khususnya untuk yang belum terbiasa
  7. Jangan lupa melakukan pendinginan setelah berolahraga
  8. Setelah duduk terus menerus di depan komputer, atau perjalanan yang panjang di pesawat, tidak ada salahnya untuk melakukan sedikit peregangan pada tubuh secara perlahan-lahan.
  9. Untuk makanan, bisa mengkonsumsi pisang, karena kandungan mineral pada pisang dapat mengurangi kram dan hindari makanan yang terlalu banyak mengandung protein.
  10. Jika kram terus terjadi, monggo loh untuk cek & konsultasi ke dokter.

Katanya Kram bisa menyebabkan varises tapi ternyata hal ini tidak dibenarkan oleh beberapa ahli. Tapi yang pasti kalau tidak dilakukan pencegahan & penanggulangan secara benar, kram otot dapat terus berulang.

(Sumber: freyjamayla.blogspot.com, Jambi Independent Online, dan Kompas,13 Mei 2007)


Oiya, berdasarkan pengalaman pribadi yang juga dibantu dari referensi temen-temen, guru olahraga, maupun browsing internet....berikut cara mengatasi kram di kaki (khususnya di betis). Ada 2 cara, cara ini dilihat dari kondisi sekitar kita. Yaitu waktu kita lagi sendiri dan waktu ada orang lain disekitar kita:

1. SENDIRIAN

a. Duduk dengan kaki kram diselonjorin lurus ke depan dan kaki yang tidak kram dalam keadaan terlipat.

b. Kemudian raih jari-jari kaki yang mengalami kram dengan tangan dari sisi yang sama, misalnya yang kram kaki kiri, raihlah dengan tangan kiri.

c. Kaki yang kram tidak boleh ditekuk.

d. Keadaan ini akan sama persis seperti ketika kita sedang latihan mengecangkan otot. Tahan untuk beberapa saat sambil terus bernapas (karena kadang saking sakitnya kita sampai lupa bernapas) yang dalam dan perlahan.

e. Ketika sudah mulai agak hilang sakit di bagian betis, jangan langsung melepas tangan. Tahan sekitar 30 detik. Ketika akan melepaskan tangan, lakukan dengan perlahan.

f. Lakukan hal yang sama pada kaki yang satunya. (Karena biasanya walaupun hanya 1 kaki yang menagalami kram, sebetulnya kedua kaki dalam keadaan/kondisi yang sama (bisa jadi lelah dll) hanya saja ketika itu hanya kaki yang sebelah yang terpengaruh). Untuk berjaga-jaga agar kaki yang satunya tidak ikut-ikutan kram.

g. Berdiri secara perlahan untuk mencegah kramnya kembali terjadi.


2. BERSAMA ORANG LAIN

a. Duduk dengan kedua tangan dibelakang untuk menopang tubuh.

b. Minta orang yang bersama Anda, untuk mengangkat kaki Anda yang kram kemudian mendorong telapak (hanya telapak) kaki Anda kearah Anda.

c. Sekali lagi, jangan tekuk kaki Anda dan terus bernapas dengan dalam dan perlahan.

d. Tahan untuk beberapa saat sampai bagian yang kram tidak terlalu kencang lagi.

e. Ketika akan melepas telapak kaki Anda lakukan secara perlahan.

f. Berdiri secara perlahan untuk mencegah kramnya kembali terjadi.


Apabila kram ini terjadi ketika didalam air/sedang berenang segeralah keluar dari air dan kalau bisa setelah merasa lebih baik jangan kembali dulu ke air sampai Anda benar-benar merasa yakin bahwa kejang yang terjadi pada kaki sudah tidak terasa (biasanya kalau pada betis kejang baru betul-betul hilang setelah 24 jam)

0 Comments:

Post a Comment



Newer Post Older Post Home